Our Blog

Tips Membeli Rumah Second

Tidak ada yang salah dengan membeli rumah bekas. Meskipun ada embel-embel bekas, tidak semua rumah bekas itu tak layak huni. Disebut bekas karena sudah pernah ditempati, tapi untuk kualitas rumah pasti tidak begitu buruk. Berbeda lagi jika memang Anda sengaja membeli rumah bekas yang sudah tidak layak huni karena ingin meratakannya dan dibangun bangunan baru.

Selain masih layak huni, rumah bekas biasanya pun memiliki harga yang relatif lebih murah. Serta, beberapa fasilitas seperti air dan listrik sudah tersedia dengan baik karena pernah ditempati oleh penghuni lama. Bahkan terkadang, Anda bisa mendapat bonus berupa beberapa barang seperti lemari, rak piring bahkan kursi sebagai peninggalan penghuni lama. Meskipun begitu, Anda harus tetap memperhatikan banyak hal ketika membeli rumah bekas. Hal-hal tersebut meliputi:

Pastikan Referensi yang Anda Peroleh, Dapat Dipercaya

Namanya rumah bekas, pasti ada keuntungan dan kelebihannya. Oleh sebab itu, Anda harus banyak-banyak mencari referensi supaya mendapat rumah bekas yang masih layak dengan harga bersahabat dan sesuai dengan yang Anda inginkan. Bertanya pada orang yang terpercaya bisa menjadi pilihan yang tepat. Jangan lupa untuk selalu browsing di internet dengan mengunjungi blog-blog atau website terpercaya supaya mendapat referensi yang benar.

Ketika mencari referensi pun jangan hanya berpaku pada satu sumber. Usahakan dari banyak sumber dan tetap mencari meskipun sudah ada yang cocok. Gunakan pilihan selanjutnya untuk perbandingan agar benar-benar memperoleh rumah bekas yang diinginkan. Anda bahkan bisa mendatangi langsung beberapa perumahan untuk mendapat info seputar rumah bekas yang sedang dijual, siapa tahu rumah tersebut lah yang Anda cari.

Cari Rumah Bekas yang Lokasinya Strategis

Strategis di sini bisa karena rumah tersebut dekat tempat kerja Anda, atau bahkan strategis karena lokasinya berada di jalur yang mudah untuk ke mana-mana. Posisi rumah yang strategis bahkan bisa membuat banyak hal menjadi lebih hemat. Misalnya saja, ketika Anda akan pergi ke kantor, karena tempatnya dekat dari rumah, maka bahan bakar yang Anda butuhkan juga lebih sedikit. Bisa juga strategis karena rumah Anda dilalui banyak angkutan umum, sehingga Anda ke mana-mana bisa langsung dengan angkutan.

Bisa juga Anda memiliki rumah yang lokasinya strategis dan bisa menjangkau berbagai macam fasilitas umum dengan mudah. Misalnya dekat dengan pasar dan sekolahan, maka Anda tidak perlu susah-susah berkendara untuk mengantar istri ke pasar atau mengantar anak pergi ke sekolah. Bahkan lokasi yang memiliki jalur ke rumah sakit atau ke bank akan menjadi nilai tambah sendiri.

Pertimbangkan Dana yang Harus Dikeluarkan

Dana yang harus dikeluarkan sebaiknya disesuaikan dengan keadaan rumah. Misalnya, Anda mengeluarkan uang sekian juta untuk rumah bekas yang masih bagus, dengan fasilitas memadai dan bertempat di lokasi yang strategis, akan lebih baik daripada Anda membeli rumah bekas murah tapi perlu banyak perbaikan dan lokasinya sangat tidak strategis dan malah menyulitkan Anda untuk pergi bekerja. Selain itu, usahakan membeli rumah dengan perkiraan harga yang tidak melebihi budged  yang Anda siapkan.

Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membeli Rumah Pertama

Supaya lebih aman lagi, ketika survei ke sebuah lokasi rumah bekas, sebaiknya segera lakukan beberapa hal. Misalnya, selalu mengecek lingkungan sekitarnya, cek keseluruhan rumah dengan benar dan detil, sekecil apa pun ruangan di dalam rumah tersebut jangan sampai ada yang terlewat. Paling penting, pastikan saluran air dan listriknya bekerja dengan baik, karena perbaikan dua kebutuhan tersebut cukup tinggi. Jangan lupa untuk menanyakan kepada tetangga sekitar mengenai keadaan rumah tersebut, supaya lebih jelas riwayatnya.

Baca juga: Keuntungan Membeli Rumah Dari Developer