Our Blog

Perkembangan Pembangunan Jalan Tol dan Bendungan di Kalimantan

Pembangunan dibutuhkan untuk memajukan suatu wilayah. Begitu pula yang dilakukan oleh pemerintah untuk kemajuan di Kalimantan Timur. Salah satu pembangunan tersebut meliputi dibangunnya sebuah bendungan yang diberi nama Bendungan Teritip, tepatnya di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan sudah diselesaikan tahun lalu, yakni pada akhir 2016.

Proyek tersebut sendiri ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Namun, selain bendungan, pembangunan lainnya di Kalimantar Timur adalah sebuah pengerjaan untuk jalan tol, yang akan menghubungkan antara Balikpapan dan Samarinda. Berikut ini adalah rincian proyek infratuktur selama kepemimpinan Presiden Jokowi.

Detil Proyek Bendungan di Kalimantan Timur

Proyek bendungan ini sendiri sudah dibangun semenjak tahun 2014 lalu, kemudian berakhir di tahun 2016. Bendungan yang disebut Bendungan Teritip ini rupanya memiliki rincian luas genangan hingga 94,80 hektar, yang kapasitas tampungnya mencapai 2,43 juta/meter kubik. Namun, karena masih baru, Bendungan Teritip memerlukan pengisian yang diperkirakan selesai tahun ini, sehingga bisa segera dimanfaatkan.

Manfaat dari dibangunnya Bendungan Teritip yaitu salah satunya supaya pasokan air di Balikpapan bertambah. Jumlah pasokan tambahan dari Bendungan teritip yakni mencapai 250 liter/detik, meskipun sebenarnya sudah memiliki pasokan dari Bendungan Manggar sebesar 1000 liter/detik. Apabila dijumlahkan, dua bendungan tersebut sudah menyediakan 1250 liter/detik, tapi sebenarnya masyarakat Balikpapan sendiri membutuhkan pasokan air baku hingga 1600 liter/detik.

Kemudian sebagai upaya mengambil manfaat yang lebih dari Bendungan Teritip, dijalankanlah proyek pembangunan IPA alias Instalasi Pengolahan Air. Proyek tersebut diperkirakan selesai pada tahun 2018, sehingga bisa segera digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedangkan untuk pemanfaat bendungan saat ini, sudah ada dua pompa yang digunakan untuk mengalirkan air ke PDAM.

Detil Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Satu lagi proyek yang dijalankan untuk kemajuan Provinsi Kalimantan Timur, yakni pembangunan jalan tol antara Balikpapan dan Samarinda, yang memiliki nilai investasi mencapai Rp. 9.97 triliun. Jalan tol ini sendiri perkiraannya dibangun sepanjang 99.3 kilometer dan dilakukan oleh PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda selaku BUJT(Badan Usaha Jalan Tol). Bahkan untuk memperlancar pengerjaan, sampai dibuat  5 seksi.

Disebabkan oleh proyek ini yang merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dan swasta, maka pendanaan juga dilakukan pembagian. Pemerintah memegang proyek untuk seksi 1 dan 5, di mana seksi 1 memiliki detil pengerjaan dari ruas KM 13 Balikpapan-Samboja, dan seksi 5 meliputi pengerjaan ruas Balikpapan – Sepinggan.

Berbeda dengan seksi 2, 3 dan 4 yang pendanaannya dilakukan oleh PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda. Detil seksi 2 meliputi ruas Samboja hingga Palaran, seksi 3 masih antara ruas Samboja hingga Palaran II, sedangkan seksi 4 terdiri dari ruas Palaran sampai Jembatan Mahkota. Pembangunan jalan tol ini sendiri diharapkan segera selesai, supaya dapat meningkatkan mobilitas masyarakat Kalimantan Timur.

Baca juga proyek pengembangan perumahan kami di Balikpapan: